Monday, July 11, 2016

Bercengkrama dengan Sang Dewi

Rinjani.
Sang Dewi Anjani.
Pertama kali mendengar namanya terasa asing.

Siapa itu Dewi Anjani?
Mengapa begitu banyak orang yang tergila-gila padanya.
Di manakah dirinya berada?

Thursday, June 30, 2016

378 Days of My Abnormal Comfort Zone

Juni 2015.

Aku akan pergi.
Ke mana?
Entahlah.
Aku tidak tahu.

Kamu meninggalkan pekerjaan kamu?
Iya.
Yakin?
Kamu sudah memiliki pekerjaan yang baik.
Kamu akan tinggalkan?
Untuk apa?
Untuk sesuatu yang tidak pasti.

Monday, May 30, 2016

Perempuan Itu...

Perempuan itu berusia 27 tahun.
“Mengapa kamu belum menikah?”
“Kamu belum ada pacar? Perempuan seumur kamu ini harusnya sudah mempunyai pacar dan sudah siap menikah.”
“Koq pacarnya ngga pernah dibawa ke rumah? Masa sih kamu ngga punya pacar? Bawalah pacar kamu ke rumah.”
Lalu di tempat lain, ibu dari seorang sahabatnya bertanya, “Yakin dia ngga punya pacar? Padahal dia ngga jelek lho.”

Sunday, May 22, 2016

Surat untuk Rega : Black Coffee

Gadis kecil itu duduk di kafe kesayangannya sambil sesekali meminum coklat panas kesukaannya. Di sebelah cangkir coklat panasnya, tergeletak secangkir minuman lain, black coffee yang masih penuh dan sudah mulai mendingin. Sesaat dia melupakan dunia sekitarnya mendengarkan lagu-lagu dari playlist kesukaannya selama hampir setahun terakhir ini, playlist dirinya dan Rega. Tangannya sibuk menulis dalam sebuah buku bersampul warna biru.

Sunday, May 15, 2016

Surat untuk Rega : It's been a year

Jum’at, 15 Juli 2005

Rega sayang...
besok tepat satu tahun sejak kamu pergi ninggalin aku?
Apa kabar kamu di sana?
Aku kangen banget sama kamu.
Apakah kamu pernah kangen sama aku?
Atau kamu sudah melupakan aku?
Semoga besok aku bisa bertemu kamu.
Selamat malam Sayang.

Naya

Tuesday, December 8, 2015

Halo Masa Lalu, Senang Bertemu Kembali!



“AB send you a friend request”

Wanita muda ini terdiam saat membaca tulisan di layar android kesayangannya. Hampir saja gelas berisi energen sereal rasa coklat lepas dari genggaman tangannya.

“AB?” gumamnya separuh berbisik. “Untuk apa?”

Dua pilihan sangat jelas terlihat di bawah friend request jejaring sosial tersebut.
Confirm. Delete.

Saturday, December 5, 2015

Sebuah Cerita Tentang Kampus Kuning dan Indonesia

“Maba 2005!”

“Siap Kak!”

“Kami kecewa!”

“Maba 2005!”

“Siap Kak!”

“Sikap setengah jongkok!”

“Siap Kak!”

Berpeluh di bawah matahari dan perut keroncongan, kami mengambil sikap setengah jongkok dengan dipelototin oleh kakak-kakak berbaju hitam dan bermuka galak yang dipanggil Tibum yang merupakan singkatan dari Ketertiban Umum.