Thursday, February 12, 2015

Happy One Month, My Dear!^^

Selamat malam Sayang!
Maaf aku baru sempat menulis untuk-Mu sekarang

Selamat satu bulanan ya Sayang, happy one month!
It's been a great journey with You in this one month.

Wednesday, February 11, 2015

Sebuah Renungan Singkat Dalam Perjalananku


Sebuah hari di pertengahan tahun 2011

“Ter…jadi elo suka nga sich sama gw?”
“Kalo elo nanya gw suka atau nga sama elo, ya gw suka, tapi kan bukan berarti gw mau pacaran sama elo.”
“Elo tuch aneh dech, ribet banget sich, complicated, hal yang mudah aja elo buat susah, yang simple-simple aja.”
“Iya…gw nga bisa pacaran sama elo. Sekalipun gw suka sama elo tapi gw nga bisa”
"Suka tapi nga bisa, maksudnya apa coba? Elo mikirnya kejauhan tahu nga? Ya udah, kalo emang elo nga mau pacaran sama gw dan masih belum yakin sama gw, elo mau nga jadi friends with benefit sama gw?”
“Friends with benefit? In terms of what? Maksud elo apa ya?”
“ya…friends with benefit, elo harus temenin gw jalan kalo weekend.”
“Itu aja? Kalo kayak gitu mah nga usah friends with benefit juga kali, kayaknya nga mungkin maksud elo itu aja?”
“Ya semuanya…included physical intercourse lha, kalo nga buat apa jadi FWB”
“Elo sakit ya?”
“Abis elo jadi cewek ribet banget, awalnya niat gw baik koq sama elo Ter, gw mau serius sama elo, eh elonya begini.”
"Maksudnya gw begini tuch apa?"
"Ya ribet, nga jelas maunya apa, complicated."
Ya ampun, cowok ini, emang salah gw kalo gw nga mau pacaran sama dia, semakin dia begini sama gw, ya makin nga mau lha gw sama dia. Bodoh.

http://www.urbancusp.com/wp-content/uploads/2012/09/imgres-2.jpeg

Thursday, February 5, 2015

Saat Tuhan Menulis Cerita Cintaku

“Yes God…I want him, dia berasal dari keluarga Kristen, pelayanan dan baik, bukankah dia terdengar sempurna? Please God…setujui ya proposalku?” Bahkan sebelum TUhan sempat menjawab ya atau tidak aku sudah memberikan jawabanku kepadanya. I said “yes” to him dan yes that’s my very first time, officially got a status “in a relationship”.

Monday, December 8, 2014

Salju Pertama di Beijing

Beijing. Tengah malam di bulan November 2009.
Aku sudah tidur terlelap ketika pintu kamarku diketuk oleh seseorang.
Sambil mengetuk pintu, teman asramaku berbisik, "Theresia...开门儿!" ("Theresia...kaimener:Theresia...buka pintu!")
"啊啊啊。。。艾西。。。有什么事?" (Aaaa....aixi, youshenmeshi?:Aaaa..aixi, ada apa?)
"快一点。。。看外面吧" (kuaiyidian...kanwaimianba:cepetan...lihat keluar")

Saturday, December 6, 2014

Sebuah kilas balik dan harapan

Desember 2014. Ini adalah bulan Desember ke-28 bagiku. Dalam hitungan waktu kurang dari sebulan, bulan ini akan berlalu dan tahun 2014 akan diakhiri. Dan waktu ini adalah sebuah waktu yang sanat tepat bagiku (dan mungkin orang lain) untuk merenungkan apa yang telah dilakukan di tahun ini dan apa resolusi di tahun yang akan datang.

Thursday, November 13, 2014

Medan yang Tak Terlupakan

Hangat dan blak-blakan. Itu adalah kesan yang aku dapat rangkum tentang perjalananku di Medan selama 5 hari 4 malam. At least itu adalah kesan yang aku dapatkan dari teman-teman Medan yang menemani aku dan teman-teman Jakarta lainnya.

Wednesday, November 12, 2014

Sebuah Catatan Kecil dari Medan dan Batam

7 November 2014.

Yeay....Medan, finally I go there, again. Sejak kunjungan pertamaku yang singkat ke kota ini di tahun 2011, akhirnya aku memiliki kesempatan untuk mengunjungi kota ini. Ini adalah pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Bandara Kualanamu yang sangat dibangga-banggakan oleh seluruh penduduk kota Medan. Macet. Aku sangat kaget ternyata dalam perjalanan dari Bandara Kualanamu ke pusat kota kami merasakan kemacetan yang lumayan parah. Dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam untuk sampai ke pusat kota. Sangat berbeda dengan ingatanku ketika dulu aku mendarat di Bandara Polonia, hanya dibutuhkan waktu beberapa menit untuk sampai ke pusat kota dan kemacetannya tidak separah sekarang. Ternyata banyak perubahan yang terjadi dalam waktu 3 tahun.